Travelling

Tips Bepergian Murah Ke Tana Toraja

12/17/2016Pradikta Kusuma


Pasti dari kalian sudah tak asing dengan gambar diatas, yaa itulah rumah adat dari Suku Toraja yang ada di Sulawesi Selatan. Dan bisa aku pastikan kalian juga sudah tak asing dengan berbagai gambar tentang Tana Toraja yang banyak muncul di berbagai lini masa khususnya Instagram. Dan pernahkan kalian berpikir untuk pergi kesana? Dan membuktikan jika Tana Toraja memang indah seperti yang ada di dalam foto foto tersebut?


Menuju Tana Toraja adalah hal yang gampang menurutku, karena memang akses dan transportasi yang sangat mudah dan lengkap untuk menuju kesana. Dan satu lagi Tana Toraja itu daerah aman, penduduk disana sudah sangat “welcome” terhadap para pelancong dari dalam maupun luar negeri.

Sayangnya sampai saat ini masih banyak yang menganggap pergi ke Tana Toraja itu membutuhkan banyak uang dan waktu. Padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ada banyak cara untuk membuat traveling ke Toraja menjadi murah dan tidak memakan banyak waktu, tapi tetap bisa melihat banyak objek wisata di Toraja.

Berikut aku akan memberikan tips bepergian ke Tana Toraja.

Carilah Tiket Termurah
Sebenarnya untuk saat ini harga tiket pesawat itu hampir flat saja setiap waktu, karena memang pemerintah telah mengatur tentang harga batas bawah dan batas atas tergantung okupansi pada tanggal tanggal tertentu. Jadi lupakanlah ada tiket promo dalam negeri bisa sampai dibawah 100 ribu seperti dahulu sebelum pesawat A*****A jatuh.

Namun yang pasti untuk menuju Bandara Sultan Hasanuddin tak semahal yang dibayangkan. Apalagi jika kalian dari Jakarta atau Surabaya, jadwal pesawat dengan intensitas tinggi pasti harga juga bersaing. Masih mahal jika kalian datang ke Bali pada saat musim liburan, ini serius. Coba kalian buka dan cek di website booking tiket kesayangan kalian.



Naik Bus Malam
Satunya satunya jalur termurah dan termudah untuk menuju Tana Toraja adalah menggunakan bus atau sewa mobil jika memang kalian pergi berkelompok. Jarak tempuh sekitar 7 – 9 jam dari kota Makassar. Banyak sekali bus tujuan Tana Toraja dari Makassar dengan keberangkatan pagi dan malam hari.
Namun saranku ambil saja Bus dengan keberangkatan malam hari karena akan menghemat biaya menginap. Jangan khawatir, bus bus menuju Rantepao ibukotanya Tana Toraja sudah memiliki fasilitas memadai dan terkesan sangat mewah. Sekali lagi ini serius, bus nya sangat mewah. Kursi empuk nan luas, kaki kalian bisa selonjoran puas bak tidur di kasur hotel empuk. Dan dapat aku pastikan kalian akan terpejam selama perjalanan dari Makassar hingga tiba di Tana Toraja.

Ada beberapa perusahaan otobus yang melayani diantaranya Bus Litha, Bintang Prima, Bintang Timur, Batu Tumonga, Metro Permai, dan lain-lain. Harga berkisar dari 140 ribu – 275 ribu tergantung dengan kelas yang kalian pilih. Sekali lagi jangan khawatir walaupun kalian ambil kelas terendah kenyamanan bus pun tak terlalu jauh berkurang.

Dari bandara Sultan Hasanuddin naiklah Damri dengan harga 25 ribu tujuan kota Makassar. Lalu mintalah turun di sekitaran kampus Universitas Hasanuddin Jl. Perintis Kemerdekaan atau minta turun saja langsung di agen bus bus dengan nama diatas tadi untuk pesan tiket sembari menunggu jam keberangkatan bus.

Cukup Sehari Untuk Keliling Tana Toraja
Memangnya cukup keliling satu hari? Jawabnya Cukup banget untuk berkunjung ke objek wisata utama di Toraja. Ada 2 pilihan jika kalian mau eksplore Toraja yaitu bagian utara atau Toraja bagian selatan. Tana Toraja bagian selatan meliputi: Kete' kesu, Lemo, Londa, Tilanga, Kambira, Suaya, dan city tour Rantepao Tana Toraja bagian Utara meliputi Batutumonga, Bori', Pasar Bolu, Lokomata, Singki' dan City tour Rantepao namun karena kita hanya punya satu hari lebih baik eksplore bagian selatan saja ditambah Batutumonga sudah cukup.


Ambil tempat yang paling jauh terlebih dahulu ke arah utara yaitu Batutumonga yang berada di atas perbukitan. Kemudian mulai turun dan berkunjung ke tempat tempat wisata lain mulai dari Museum Ne’ Gandeng, Kete’ Kesu, Londa, dan Lemo. Tak perlu terburu buru karena dengan berhenti di setiap objek kurang lebih dari 1 jam pun kita masih bisa berkeliling Toraja dengan puas.

Untuk masing masing objek wisata bisa kalian lihat ceritanya dari tulisan yang sudah aku post sebelumnya.

Sewa Motor
Datang sendiri atau cuman berdua memang lebih hemat jika kita sewa motor saja. Namun jika datang dengan rombongan besar atau jika sedang cuaca tak mendukung sewa mobil adalah hal yang juga bijak. Dengan harga 100 ribu untuk satu hari penuh tampaknya cukup murah dibandingkan pilihan transportasi yang lain walaupun harga tersebut masih lebih mahal dibandingkan jika kita sewa di Bali, Jogja atau di Lombok.


Namun yang perlu di ingat adalah banyak wisata di Tana Toraja yang terletak agak ke dalam dan beberapa pun ada yang sedikit susah untuk diakses dengan mobil. So, sewa motor adalah pilihan yang tepat. Tempat persewaan motor di Toraja banyak terdapat di jalan utama kota Rantepao atau di Lapangan Bakti Jalan Mangadil, disana banyak sekali TIC (Tourist Information Center) yang menyewakan motor dan mobil.

Kuliner
Penduduk Tana Toraja mayoritas adalah beragama Nasrani dan tentunya makanan dengan label halal lumayan susah untuk kita jumpai. Bakso babi, Pantollo banyak sekali bertebaran di segala penjuru Rantepao namun jangan khawatir bagi kita para muslim ada 2 warung makan berlabel halal di Jalan Pongtiku, jalan utama kota Rantepao. Warung muslim ini menyediakan berbagai menu yang di jamin kehalalannya. Untuk harganya memang relatif sedikit mahal dibandingkan harga di Makassar, 20 ribu – 30 ribu untuk sekali makan.


Langsung Kembali Ke Makassar
Setelah puas berfoto dengan tengkorak tengkorak berserakan, melihat uniknya pemakaman penduduk Toraja, kini saatnya untuk kembali. Namun demi menghemat pengeluaran kalian tak perlu untuk bermalam di Toraja, langsung saja kembali ke Makassar dengan cara yang sama dengan kita berangkat yaitu dengan Bus malam.

Bus bus malam berangkat antara pukul 6 – 10 malam. Tarif bus juga sama seperti berangkat namun alangkah baiknya pada saat sampai di Toraja pagi hari kita langsung memesan tiket terlebih dahulu untuk keberangkatan malam kembali ke Makassar. Ini mengantisipasi kalian kehabisan tiket bus.

Bus bus biasanya tiba di Makassar sebelum fajar menyingsing. Untuk memaksimalkan waktu kalian bisa turun di pertigaan Pabrik Semen Bosowa, 500 meter dari pertigaan ada sebuah dermaga kecil yang bisa mengantarkan kalian menuju Desa Berua, Rammang Rammang yang berada di tengah Perbukitan Karst Eksotik.

Bus bus malam ini juga pasti akan mampir di Bandara Sultan Hasanuddin. Bagi kalian yang ingin langsung kembali ke kota masing masing bisa memesan tiket keberangkatan pagi hari. Namun bagiku sih sayang banget jika sudah ke Makassar belum sempat menyempatkan datang ke Pantai Losari, Benteng Ford Rotterdam dan menikmati aneka macam kuliner khas seperti Coto, Konro, Pallubasa dan lainnya. Jadi sebaiknya maksimalkan waktu yang ada dan ambil penerbangan paling akhir dari Bandara Sultan Hasanuddin.

Jadi dengan tips tips diatas setidaknya pikiran tentang biaya yang mahal datang ke Tana Toraja bisa ditekan sedemikian rupa dan begitu juga waktu yang diperlukan tak begitu lama. Kalian cuman bisa libur pada weekend pun sangat bisa datang dan melihat keindahan dan kebudayaan Toraja lebih dekat.

Tak perlu cuti panjang, berangkat hari jumat siang, hari minggu kalian sudah bisa dirumah lagi. Senin bisa masuk kantor atau kuliah dengan perasaan hati yang sumringah tentunya, yahh walaupun dengan fisik yang sedikit lelah karenan perjalanan marathon. Tapi bagi para pecinta berwisata ala Backpacker hal seperti ini tidak masalah.

Jadi bagaimana? Tertarik datang ke Toraja?

Segera rencanakan tanggal dan rubah uang di dompetmu menjadi tiket perjalanan ke Makassar.


 Jika ada yang perlu dipertanyakan jangan sungkan sungkan untuk chat atau email di kontak yang tersedia. Siapa tau aku bisa berbagi pengalaman lebih tentang Tana Toraja J



You Might Also Like

5 komentar

  1. Waah keren banget tipsnya kak... gue mau kesana mikir waktunya mulu... tapi kayanya mau dicoba berangkat dari jumat malam nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga perlu waktu panjang kalau mau ke Toraja, libur weekend pun sudah cukup kok..ayo segera cari tiket..hehe

      Delete
  2. Keren ya toraja, sayang kalo cuma 3 hari kesana, minimal seminggu, hhe.


    Informasi wisata indonesia
    http://pariwisata.gunadarma.ac.id/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo seminggu sih bisa bisa gak mau pulang nanti bang

      Delete
  3. Sesampai di toraja mereka ada sediakan sewa motor dan mobil apakah termasuk dengan driver nya juga .???

    ReplyDelete

Google+ Followers

Followers

Contact Form