Travelling

Pantai Papuma - Secuil Keindahan Dari Selatan Jawa Timur

9/27/2013Pradikta Kusuma


Satu lagi pantai yang Indah yang terdapat di Jawa Timur. Pantai Papuma berada di desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur sekitar 38 km dari pusat Kota Jember. Pantai Papuma bak surge bagi kalangan pelancong, selain menyajikan panorama alam yang sangat indah pantai ini juga menyimpan flora fauna yang khas. Pantai ini semakin menambah panjang daftar rentetan nama pantai yang indah di Jawa Timur. Siapaun yang pernah mengunjunginya tak akan mungkin bosan untuk menikmati keindahannya. Pasir Putih Malikan adalah kepanjangan nama dari pantai ini yang menyimpan sebuah cerita karena pasir dan batu disini bisa terbolak balik hingga berpindah tempat di sekitar pantai, begitulah sedikit cerita mengenai penamaan Papuma dari penjaga pantai yang saya temui.


Perjalanan kali ini saya lakukan dengan keluarga tercinta. Memang saya cukup beruntung mempunyai keluarga keluarga yang mencintai travelling. Sejak kecil pun saya cukup sering diajak berjalan jalan dan DNA itu pun menjalar hingga saya beranjak dewasa ini. Okee..awal mulanya kami sekeluarga mengunjungi kota Banyuwangi untuk silaturahmi. Celotehan kecil dari mulut saya pun keluar “kenapa tidak sekalian jalan jalan ke Jember??” ide kecil yang secara tak terduga langsung mendapat respon positif, racun mulai saya tebar untuk mengunjungi Papuma. Sebelumnya saya memang pernah mengunjunginya dan mengenal keindahannya tapi tak pernah bosan untuk kembali kesana.

Keluarga Pecinta Jalan Jalan



  

Tak perlu banyak cerita lagi, langsung kita menuju ke Jember. Prioritas tujuan kami adalah sampai di kota Jember kami langsung menuju jalur ke pantai Papuma. Jalanan sudah sangat baik. hampir 45 menit menyusuri jalanan. Plang tulisan Pantai Papuma pun terlihat, kami pun berbelok ke kanan. Jalanan menjadi sempit di samping punggungan bukit. Berliku liku menembus sawah dan hutan akhirnya kita sampai di gerbang masuk pantai. Dari sini sebenarnya kita harus membayar retribusi, tapi saya lupa itu berapa..he..he. Tapi sangat murah kok. Kita harus melalui jalur menanjak yang cukup curam disini. Mobil saya gas dengan gigi 1, dari puncak bukit tampak dari kejauhan tanjung Papuma. Dari sini jalanan mulai menurun tajam hingga sampai di areal parkir. Tak sabar rasanya untuk segera beranjak dari kursi mobil ini. Secepat kilat saya berlari di bibir pantai. Dan inilah Keindahan Papuma itu kawan.


Bebatuan Khas Tanjung Papuma


Hutan dan kawasan wisata pantai yang memiliki luas wilayah 50 hektar. Ketika Tanjung Papuma dalam kondisi gelombang yang cukup tenang. Permukaan laut kelihatan hijau kebiru-biruan selalu mengundang setiap pengunjung untuk berenang atau hanya menyentuh kaki riak gelombang ke pantai. Area yang dapat digunakan berenang adalah di depan perkiran mobil karena arus laut disini cukup tenang karena terpecah oleh bebatuan besar di tengah laut, sedangkan bagian tanjung sebelah kanan sangat berbahaya untuk bermain air karena ombak yang sangat ganas khas pantai selatan dan pantai yang berbatu batu tajam. 

Aman Untuk Bermain Air

Daerah Berbahaya Untuk Berenang
Lebih dari itu, pasir putih yang sangat halus dan tidak pernah meninggalkan rasa gatal di kulit juga dapat menjadi magnet bagi wisatawan untuk menyukai Tanjung Papuma. Fasilitas di pantai ini juga sudah sangat lengkap dan tertata rapi. Mulai dari kamar mandi & toilet yang bersih. Hotel berbintang pun juga terdapat di kawasan ini, cukup lengkap bagi anda yang ingin bermalam dan menikmati suasana lebih lama. Dan tek perlu khawatir juga perut keroncongan, disini kawasan ini juga berjejer puluhan warung yang menjajakan berbagai menu mulai seafood dan lain lain.

Diantara Deburan Ombak
Atol Atol Unik
Tak Pernah Bosan Aku Mengunjungimu

Panorama atol atol atau bebatuan khas Pantai Papuma dapat kita nikmati secara maksimal dari bukit Sithinggil. Yaitu bukit tinggi di ujung tanjung Papuma, disini tersedia gardu pandang untuk melihat panorama tanjung papuma. Menara ini sengaja dibuat oleh Perhutani sebagai tempat untuk wisatawan melihat panorama seluruh Pantai Papuma, serta sebagai pos pemantauan keamanan dan hewan-hewan yang ada di wilayah tersebut. Dari sana semua pengunjung dapat menikmati pemandangan sekelompok pulau karang kecil. Pulau karang itu, semuanya memiliki sebutan sendiri. Setiap judul menggunakan nama-nama dewa dalam dunia wayang: Guru, Kresna, dan Narada.

Panorama Dari Gardu Pandang
Pantai Papuma Dari Atas
Melihat kearah barat kita bisa melihat sebuah pulau di tengah deburan ombak. Pulau tersebut bernama Pulau Nusa Barung. Dari Pantai Papuma, tanpa penduduk pulau ini sekitar 50 mil laut dengan waktu tempuh sekitar empat jam dengan perahu.

Satu cerita lagi dari saya akan keindahan Jawa Timur khususnya untuk negeri kita tercinta ini. Semoga ini bisa dijadikan referensi untuk kalian semua para pelancong untuk mengunjungi pantai Papuma. Satu pesan saya mulailah melangkah untuk lebih mengenal lebih dalam akan Negara tempat kalian tinggal, Terima kasih.


You Might Also Like

11 komentar

  1. pantainya kereeeen *jempol

    ReplyDelete
  2. Ini kan daerah gw,thanks yaa udaa dipromosiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama, Jawa timur itu memang indah :)

      Delete
  3. mirip kayak sawarna ya? ombaknyaa

    ReplyDelete
  4. Indah Papuma jauh.. cuman kalah promosi aja sih gan

    ReplyDelete
  5. Salam

    Berbagi Kisah, Informasi dan Foto

    Tentang Indahnya INDONESIA

    www.jelajah-nesia2.blogspot.com

    www.jelajah-nesia.blogspot.com

    ReplyDelete
  6. Kalo dari kota Jember bisa dijangkau pakai kendaraan umum apa ya?
    Pengen kesana nih. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya waktu menggunakan kendaraan pribadi, saya kurang tau jika menggunakan angkutan umum.

      Delete
  7. sekarang disitu gak asyik penjaga pantainya arogan karna takut jaring pantainya ketahuan kalo melanggar konservasi sumber daya laut... sikap penjaga pantainya kayak begal... seminggu yg lalu saya kesana dan kapok dah kalo kesana ketika sepi/hari biasa... 3 rombongan yg lain merasa sama seperti rombongan saya serta keponakan2 saya merasa takut... semoga itu oknum cepat tertangkap jika ketahuan mentri susi :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh sayang sekali ya ada oknum seperti itu :( . . tapi semoga hal seperti itu bisa diketahui pengelola maupun dinas pariwisata setempat agar bisa dilakukan perbaikan lagi dari sisi SDM.

      Delete

Google+ Followers

Followers

Contact Form