Travelling

Bukit Kapur Arosbaya - Tangan Jahil Penambang

3/07/2016setapakkecil


Ada sebuah tempat di Pulau Madura yang dahulunya adalah sebuah tambang batu kapur biasa saja menjadi objek destinasi baru di kabupaten Bangkalan khususnya. Semenjak ada salah satu foto dengan sudut pengambilan yang pas sehingga membuat tempat ini ditampilkan dalam foto menjadi indah luar biasa dan sejak saat itu tambang batu kapur bernama Pelalangan ini semakin ramai dikunjungi para pelancong dari berbagai daerah.

Mungkin sebelumnya tak pernah terlintas dalam benak kalian ada tempat indah yang layak untuk dijadikan wisata yang ada di Pulau Madura. Namun dengan semakin berkembangnya sosial media belakangan ini, satu persatu keindahan pulau madura yang tersembunyi mulai diketahui banyak orang.

Salah satunya yang pernah aku kunjungi adalah Gili Labak, untuk cerita lebih lengkap dan bagaimana keindahan disana kalian bisa klik LINK berikut.

Dan satu lagi tempat indah yang baru aku ketahui keberadaannya dari instgram ini adalah bukit pelalangan atau biasa disebut bukit Arosbaya.

Karena memang tak berjarak begitu jauh dari Surabaya, kali ini aku ditemani teman seperjuangan Cici menggunakan motor menuju Arosbaya ini. Berbekal aplikasi Maps kami berdua pun bertekad untuk segera melaju menuju pulau garam.

Setelah melewati jembatan Suramadu, warung nasi bebek Sinjay, dan kota bangkalan dengan laju motor yang santai aku arahkan menuju utara mengikuti petunjuk jalan bertuliskan arosbaya.

Sesekali aku berhenti dan menengok aplikasi maps apakah jalur yang kami lalui ini benar arahnya menuju bukit pelalangan. Bagi kalian yang tak pernah ke madura sebelumnya sebenarnya gampang menuju tempat ini, karena di google maps pun bukit pelalangan arosbaya telah di tandai.




Jika masih bingung ikuti saja petunjuk menuju Pesarean Aer Mata, dan dari parkiran pesarean ini sudah ada plang bertuliskan wisata bukit kapur.

***

Setelah memarkirkan kendaraan kami pun segera berjalan masuk ke kawasan bukit kapur ini. Nampak ada beberapa pengunjung yang sudah datang terlebih dahulu, dan dari sini pun aku semakin yakin dengan pengaruh sosial media saat ini.

Bagaimana tidak tempat antah berantah yang hanya tambang batu kapur dahulunya kini menjadi destinasi wisata yang menarik.
Baru beberapa meter melangkah aku dan cici pun sudah dibuat takjub dengan keindahan buatan tangan manusia ini. Ya karena tangan jahil penambang batu kapur disini akhirnya menjadikan karya seni yang tidak disengaja.


Keindahan Akibat Kejahilan
Sisa sisa pahatan para penambang terlihat jelas dan meninggalkan guratan relief yang sangat cantik. Bukit bukit kapur yang menjulang tinggi tampak terbelah belah tak beraturan dan yang menjadikan istimewa adalah adanya guratan pahat disetiap badan tebing ini.

Tebing tebing batu kapur yang ditinggalkan para penambang ini akhirnya dibiarkan begitu saja dan seiring dengan waktu berjalan bebatuan kapur yang tadinya putih kapur akhirnya berubah dengan gradasi berbagai warna yang ditimbulkan oleh tumbuhan lumut yang menempel di badan tebing.

Tumbuhan paku pakuan tampak tumbuh subur di beberapa sudut bukit pelalangan ini. menjadikan bukit kapur ini semakin eksotis dan membuat rindang.

Membentuk Sebuah Goa
Berjalan di tengah bukit kapur ini seperti berjalan disebuah labirin. Semakin jauh berjalan aku menemui banyak percabangan jalur. Dan dimana jalur tersebut aku lewati maka pemandangan berbeda pun aku dapatkan.



Ya karena tangan jahil para penambang ini tak beraturan dalam memahat maka hasil karya dari mereka pun berbeda beda disetiap badan tebing batu kapur ini. Di salah satu sudut aku bertemu dengan beberapa orang yang membawa perlengkapan kamera sangat banyak.

Dari tampilan mereka aku yakin mereka sudah sangat profesional, dan dengan sedikit intipan nakal di salah satu ruangan aku melihat ada sebuah prosesi pengambilan foto pre wedding. Ahhh, betapa indah hasil pre wedding mereka nantinya, karena mereka berpose mesra di antara bebatuan kapur yang eksotis ini.

Setiap Lorong Menyimpan View Berbeda
Sedikit saran bagi kalian yang akan datang kesini usahakan datang pada siang hari disaat matahari bersinar terik. Karena terang cahaya matahari sangat berperan besar memberikan keindahan maksimal di bukit kapur ini. Guratan guratan di badan tebing akan terlihat maksimal dan kalian mungkin menemukan kejutan lain berupa sinar matahari yang masuk diantara celah celah lorong tebing.


Ini di Madura Bro
Saat semakin jauh berjalan di antara lorong lorong ini aku sedikit berpikir jika bukit pelalangan ini adalah salah satu lingkungan yang bisa aku katakan telah rusak karena aktifitas penambangan. Aktifitas penambangan di bukit pelalangan ini pun masih berlangsung hingga saat ini dan mungkin dengan semakin berjalannya waktu akan berubah juga bentuk dari tebing tebing ini.

Dan mumpung bukit kapur ini masih indah dan cukup layak kalian nikmati maka segeralah datang ke Arosbaya sebelum bukit bukit kapur ini semakin rusak karena aktifitas para penambang.

You Might Also Like

0 komentar

Followers

Contact Form