Travelling

Pantai Selong Belanak - Kalian Harus Kesini

1/19/2016Pradikta Kusuma


“That piece of heaven is here, in little Lombok”.

Sebuah rangkaian kata singkat yang membuat siapa saja penasaran tentang lombok. Kenapa sebuah pulau yang berada di Nusa Tenggara Barat ini bisa dikatakan sebuah potongan kecil surga?. Yaa .. karena lombok memang benar benar indah mulai dari ketinggian hingga ke dasar dasar lautnya. Dan ini pun yang menjadikan alasan untuk aku kembali ke Lombok untuk yang kedua kalinya.



Mesin motorku sedikit meraung ketika melewati jalanan menanjak. Dengan gas konstan aku pertahankan gas agar motor terus melaju hingga ke titik akhir jalan menanjak ini. Dan diujung jalanan ini mataku terbelalak dengan apa yang aku lihat. Ternyata jalan menanjak ini adalah titik tertinggi di sebuah bukit, di kejauhan tampak biru laut berpadu pasir putih diantara perbukitan gersang khas lombok selatan. Jalan di depanku tampak meliuk liuk turun mengantarkanku menuju pantai selong belanak.

Sedikit melambatkan motor, aku bersama 2 teman seperjalanan Si Evie dan Bayu seakan terpana sambutan awal dari Pantai selatan pulau lombok ini.

Jalur kemudian turun dari perbukitan menembus sebuah kampung kecil nan sepi. Sangat asri dan tentram hidup disini pikirku, tak ada hiruk pikuk seperti layaknya kota. Naik motor pun tampak santai dan tak ada gangguan berarti karena hampir sangat jarang aku berpapasan dengan mobil yang lewat.



Pantai / Beach, petunjuk menuntun kami menuju ke arah kanan, sekitar 100 meter terdapat sebuah gerbang masuk dan dijaga oleh beberapa orang.

“20 ribu mas untuk 2 sepeda motor”.. timpal sang penjaga pos masuk pantai selong belanak.

Sembari mengeluarkan uang 20 ribu sang penjaga pun menunjukkan arah dimana kita bisa memarkirkan kendaraan bermotor. Parkiran pun masih sangat sepi hanya ada kami dan beberapa motor lain yang nampaknya juga masyarakat sekitar saja.

Rumah bedek adalah yang pertama terlihat dari areal parkir. Rumah-rumah bedek ini adalah deretan lapak para pedagang yang menjajakan beragam kuliner bagi para pengunjung.

Pasir Putih Sangat Lembut
Pasir putih lembut langsung menyapa saat kami baru melangkahkan kaki masuk ke areal bibir pantai. Seperti seseorang yang baru mengenal sesuatu yang baru, kaki kaki kami pun berlari lari kecil merasakan lembut sentuhan pasir putih selong belanak ini.

Matahari pun bersinar dengan sangat cerahnya menambah indah pemandangan yang ditawarkan. Bukit bukit di kejauhan juga tampak segar dengan warna hijaunya, berpadu dengan biru laut dan pasir putih.

Perpaduan Antara Biru Laut, Pasir Putih dan Bukit Hijau
“Permisi mas... mau mencoba surfing mas? Mari kalo mau saya ajarkan dengan papan sewa ini” , tiba tiba ada seorang yang tadinya duduk di deretan bedek mendekati kami sambil membawa papan seluncur.

Memang selain kita bisa menikmati pemandangan yang sangat elok di Selong belanak kita juga bisa melakukan surfing karena ombak yang besar di pantai ini. Karena garis pantai panjang, ombak besar dan tidak ada karang atau batu di dasar lautnya menjadikan Selong belanak salah satu spot terbaik surfing yang terdapat di pulau lombok.

Aku tolak dengan halus tawaran sewa papan surfing tersebut walaupun dalam hati ada rasa ingin mencobanya. Seumur hidup pun aku belum pernah mencoba berdiri di sebuah papan surfing, namun aku membayangkan bermain surfing di pantai sekeren ini pasti mengasikkan.

Bermain Surfing
Sambil duduk di atas pasir halus aku dan evie beristirahat sambil melihat tingkah polah Bayu yang agak kemayu. Dia berlarian ke arah ombak sambil merekam video dengan handphone yang dia bawa. 

Aku tersenyum simpul bukan hanya karena melihat tingkah bayu melainkan juga karena pemandangan pantai selong belanak ini yang begitu istimewa. Ini baru satu pantai bagaimana dengan pantai lainnya pikirku, dan memang pantas kalau Lombok disebut “That piece of heaven is here, in little Lombok”.

Kendala waktu memang membatasi kunjungannku di Selong Belanak, karena memang masih sangat banyak pantai yang segaris dari sini, dan aku ingin mengunjunginya semua dalam satu hari ini. Nampak berlebihan memang tapi kapan lagi, mumpung aku lagi di Lombok.



Lombok ini terkenal dengan sebutan seribu masjid namun bagiku pulau ini juga pantas disebut pulau seribu pantai karena sangat banyaknya pantai indah yang layak untuk di jelajahi.

Sebelum melangkahkan kaki keluar selong belanak aku mencoba bertanya kepada salah satu penjaga parkir.

“Pak di dekat selong belanak ini ada pantai apalagi yang bagus?”.

“Kurang lebih 3 km dari sini ada pantai semeti” ujar sang penjaga parkir.

Dan tanpa pikir panjang kami pun langsung tancap gas menuju pantai semeti...... (Bersambung).

You Might Also Like

0 komentar

Google+ Followers

Followers

Contact Form