Travelling

Air Terjun Bongok - Anomali Perbukitan Karst

7/09/2015Pradikta Kusuma


Ini sebuah perjalananku menyusuri jalanan di salah satu sudut Pegunungan Kendeng Utara. Rerimbunan pohon hijau lebat terletak di antara perbukitan karst yang tandus tampak dari kejauhan. Aku semakin mendekat dan menemukan sebuah jalur sempit yang menurun tajam. Aku terus langkahkan kaki menyusuri jalanan setapak kecil yang ada. Suara Gemiricik air pun terdengar seiring dengan semakin jauh aku melangkahkan kaki. Di balik rerimbunan pohon langkahku pun terhenti, aku terdiam bagaimana bisa ada tempat seperti ini di tengah padang kapur yang sangat tandus.

Tepat saat aku masih menuntut ilmu di Bangku SMA dan belum mengenal dunia blogging, aku melakukan perjalanan menjelajah arah selatan dari Kabupaten Tuban dan Sebuah anomali yang aku dapatkan ketika untuk pertama kalinya aku menemui sebuah Air terjun di tengah padang kapur tandus sekitar 7 tahun yang lalu. Tempat ini bagai oase yang muncul di tengah tanah yang mengering, aura mistis pun masih sangat terasa karena terdapat makam keramat. Hanya kami yang dulu berjalan di tengah tengah rimbun pohon raksasa di sekitar air terjun ini.

Air Terjun Bongok Yang Kian Ramai

Namun dengan semakin berkembang dunia teknologi seperti saat ini, tempat terpencil nan indah seperti ini pun sangat mudah diketahui oleh khalayak umum. Dan air terjun ini pun terkenal dengan sebutan Air Terjun Bongok. Keadaan air terjun pun semakin ramai pada akhir pekan, banyak muda mudi maupun orang tua yang penasaran akan keindahan Air Terjun Bongok yang tersembunyi.

Potensi wisata ini pun sudah mulai dikelola oleh warga setempat yang menyediakan tempat parkir untuk keamanan kendaraan kita. Tarif parkir hanya 2 ribu rupiah tanpa ada pungutan tiket masuk. Cukup murah bukan.



Sebelum memasuki area air terjun sempatkanlah menengok lubang menganga yang terletak di atas lahan parkir. Ini adalah sebuah goa, keadaan memang sangat gelap namun layak kalian kunjungi sebatas hanya pada bibir goa saja. Namun bagi kalian yang berjiwa petualang bisa kalian jelajahi isi goa dengan bantuan headlamp tentunya. Menurut penuturan warga sekitar pun masih ada goa satu lagi yang cukup besar dan indah untuk dapat kita jelajahi. Memang kawasan karst seperti daerah Tuban ini menyimpan banyak Goa Goa yang tersembunyi dan pantas pula sebutan kota seribu goa disematkan pada kabupaten Tuban selain Pacitan yang lebih dahulu tersohor karena Goa Goanya.

Cukup Menarik Untuk Kegiatan Caving

Debit air terjun akan besar pada saat musim hujan datang namun pada saat musim kemarau debit air akan turun drastis. Memang air disini berwarna sangat coklat, namun bukan berarti menandakan air yang kotor namun kandungan tanah di dasar sungai berupa tanah merah atau tanah liat yang menjadikan air berubah menjadi coklat. Berbeda dengan sumber air yang keluar dari atas air terjun maupun di bawah yang belum bertemu dengan tanah merah ini maka air akan terlihat sangat jernih dan menyegarkan.

Air terjun bongok ini juga aman bagi kalian yang suka berenang dan menikmati air terjun dari bawah. Aliran air yang tenang akan menjadikan tempat ini bak kolam renang alami yang siap memanjakan kalian. Di tengah air terjun ada sebuah kayu besar tumbang menambah ke epic-an tempat ini.


Ada Goa Juga Dibalik Air Terjun Ini

Dasar air terjun yang cukup dalam mendukung kita untuk bisa melompat dari atas air terjun. Jika kalian mempunyai adrenalin yang cukup besar tak ada salahnya menjadikan air terjun bongok ini sebagai jump cliff. Tapi tentunya harus perhitungan matang dimana kita akan terjun, tak ada keragu raguan saat melakukan lompatan dan yang terpenting adalah utamakan keselamatan. Bisa kalian meniru gaya lompatan Akamsi (Anak Kampung Sini) yang sudah lebih mengenal medan jump cliff.

Lompat Dari Ketinggian

Dengan semakin melambungnya nama Air Terjun bongok ini saya pribadi pun berharap agar tempat ini masih tetap lestari dan jauh dari kata sampah. Karena belum ada pengelola yang resmi dari kabupaten menjadikan tempat ini belum juga terdapat fasilitas fasilitas umum seperti tempat sampah maupun toilet. Dan semoga juga Kabupaten Tuban makin perhatian akan potensi wisata yang dimilikinya, karena sampai pada saat ini sebagian besar potensi wisata belum di maksimalkan untuk pendapatan daerah maupun kemajuan penduduk lokal setempat.

Beberapa saran jika kalian ingin kesana.
  • Selalu perhatikan GPS (Gunakan Penduduk Sekitar) karena belum adanya petunjuk jelas menuju ke lokasi. Aku pun tidak bisa menjelaskan secara rinci tentang rute karena rute yang sulit.
  • Tak ada toilet maupun tempat ganti baju, maka dari itu kalian harus pintar pintar mencari tempat persembunyian untuk berganti baju kotor setelah berenang.
  • Bawa head lamp atau senter jika ingin menjelajah goa lebih jauh.
  • Bawalah camilan dan air minum karena belum ada warung disekitar lokasi.

You Might Also Like

4 komentar

  1. itu berarti gak terlalu dalam, ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dalam itu mbak.. makanya aman kalau mau maen lompat lompatan

      Delete

Google+ Followers

Followers

Contact Form